Wednesday, December 31, 2014

31 Desember 2014, 11:59 PM.

Ini adalah menit-menit terakhir 2014, tepat satu menit sebelum bumi resmi menyelesaikan revolusinya. Banyak sekali hal-hal yang terjadi di tahun ini. Semua yang memiliki kesan tersendiri untuk saya. Pengalaman, perjalanan, dan penemuan. 2014 membuat saya merasa lebih dewasa (tentunya) dibanding 2013. Selengkapnya, ini review saya.

Januari
Saya baru saja membuka hati saya untuk orang lain tepat pada awal-awal bulan ini. Bulan yang cukup menyenangkan. Berliburan dan bersenang-senang. Ikut lomba PMR, ngoyo-ngoyo bikin video untung saja menang. Alhamdulillah.

Februari
Bulan-bulan yang diisi dengan tawa, deadline, dan insecurities. Berwisata bersama X MIPA 2 dan Pedang Platinum ke Jakarta, yang mana benar-benar study tour. Bukan hanya haha-hehe, karena tugasnya betul-betul banyak. Untungnya ilmunya juga banyak.

Maret
NUSA XXV bersama X MIPA 2. Seru, seru sekali! Saya belajar banyak hal di sini. Mulai dari sekedar toleransi, kerja sama, menurunkan target dan memperbesar usaha. Sungguh, banyak sekali. Walaupun tidak se'wah' Mercusuar 2013, tetap saja NUSA XXV memiliki kesan tersendiri untuk saya, khususnya. Selebihnya, saya masih bersenang-senang dengan MIPA 2 dan tugas-tugasnya yang mengalir tanpa henti. Bila ada yang penasaran mengenai bagaimana serunya NUSA XXV bisa dibaca di sini.

April
Bulan ini saya mengenal Yang Muda Yang Mengajar dari teman saya yang merupakan pengurus inti anak organisasi GRAK! Bogor ini. Masa-masa itu saya habiskan dengan mencoba dekat dengan anak-anak kurang mampu yang ingin belajar. Saya belajar sabar, belajar mengenal dunia anak kecil, dan belajar untuk berempati. Sayangnya, saya mengakhiri masa mengajar saya dengan konflik yang kurang enak di hati.

Mei
Saya ulang tahun, resmi berumur 16 tahun. Dua teman dekat saya datang ke rumah, membawa kue ulang tahun dan kado yang masih saya gunakan hingga sekarang. Banyak sekali yang mengucapkan selamat ulang tahun, bahkan saya membuat dokumen khusus tentang siapa saja yang mengucapkan hari itu. Sebetulnya, ada beberapa orang yang mengucapkan sebelumnya, namun pada hari itu, yang paling pertama adalah Abi dan yang terakhir adalah Daffa. Akhir bulan ini saya, Hasri, Janes, Dika, dan Sevi tampil pada closing SMANSA DAY 2014 menarikan Nandak Ganjen yang telah kami latih berbulan-bulan. Sukses! Bulan ini juga sudah mulai sibuk-sibuk dengan Ujian Kenaikan Kelas tidak lama setelah euphoria SMANSA DAY (atau smansa month, entahlah). Bulan ini saya, Hasri, Upul, dan Arsyi membuat sebuah iklan tentang Bogor yang masih saya kenang sampai sekarang! Menyenangkan! Setelah itu, saya juga didiagnosis depresi oleh beberapa dokter sehingga ke depannya saya rutin ke psikiater.

Juni
Saya tidak terlalu ingat apa yang terjadi bulan ini.

Juli
Ini Ramadhan. Ramadhan yang sangat berkesan bagi saya. Mendapatkan banyak hal, banyak pengalaman dan paradigma baru. Sering berlibur ke Jakarta. Mulai merasakan betapa sulitnya kebiasaan baru Bapak di Jakarta. Tapi, tempat menginap Bapak cukup nyaman.

Agustus
Awal regenerasi. Baru paham apa itu regenerasi. Baru mengerti bagaimana harus bersikap. Banyak yang dipelajari. Semangat naik turun. Baru mengerti bagaimana nantinya bila memegang tanggung jawab. Banyak masalah, belajar berkepala dingin. Jadi Ca-formatur 4. Belajar lebih percaya diri dan tidak menutupi potensi.

September
Awal menjabat. Kaget juga, kaget sekali malah. Tidak menyangka kontribusi pas-pasan saya dinilai betul oleh orang lain. Tidak menyangka Annib bisa memilih untuk mempercayakan amanah yang tidak kecil ini kepada saya. Saatnya resmi menjadi seorang kakak dari 38 adik-adik baru. Resmi jadi tempat 28 kakak-kakak untuk meletakkan kepercayaan.

Oktober
Masa-masa sibuk sama pelajaran. Merasa bodoh. Kurang bersyukur. Ck ck

November
Putus. Punya paradigma baru. Berkenalan dengan Sumayyah. Punya kesibukan dan kebahagiaan baru. Menyenangkan. Tapi harus mempersiapkan apa yang akan dihadapi di Desember.

Desember
Berkesan. UAS, bagi rapot. Alhamdulillah tidak mengecewakan. Penampilan seni budayanya dapat nilai terbaik. Dekat lagi! Hehehe. Gara-gara iseng, kan. Seneng, deh. Liburan ke Jakarta terus. Doakan jadi calon penduduk di sana, ya, delapan tahun lagi!

Sadarkah, saya hanya menulis postingan ini berdasarkan apa yang saya post di blog? Ternyata betul apa kata Bapak saya, menulis itu membuat kita ingat, membuat apa yang kita lalui dapat dikenang, membuat kita diingat, dan membuat kita belajar dari kesalahan. Semoga kesalahan-kesalahan yang saya lakukan di 2014 tidak akan terulang lagi selamanya.

Dan, ya, saya akan lebih sering menulis di 2015.

(agar review akhir tahunnya lengkap.)

Monday, December 15, 2014

"I have a very strong feeling that the opposite of love is not hate, it's apathy--it's not giving a damn"
--Leo Buscaglia

Sure you know how miserable it is to love you.
To love an apathy like you.
Who could easily walk in and out.
Do you think it's a fucking airport?

No, of course you're not.
Cause everything seems so funny.
And you don't care,
at all.

Tuesday, December 2, 2014

Last post of the week, see you on eleventh December.

Laki-laki keren itu:
  1. Rajin ngaji (ini saya kagum sekali)
  2. Pemikirannya terbuka dan jago hitungan
  3. Pendiam, think before talk
  4. Have a good sense of humor, ramai!
  5. Bisa mengendarai kendaraan, lah.
  6. Enak dipandang? Hehe.
  7. Sipit!
  8. Bersih
  9. Bisa satu olahraga dan benar-benar jago. (futsal, dong, futsal)
  10. Bisa main alat musik, kalau bisa, sih gitar.
  11. Kurus, tidak begitu tinggi dan tidak begitu pendek. 4-9 cm above me would be perfect.
  12. Berkacamata?
  13. Berbahasa Inggris yang baik dan benar
  14. Punya pandangan-pandangan unik dan orisinal
Terakhir




anak teknik.



Aimama.