Thursday, November 5, 2015

Katanya (1)


"Yaa, semua itu pilihan sih.

Yang penting tau apa konsekuensi dari pilihan kita.

Kalau pertimbangannya karena merasa tidak mampu, nilai tidak cukup--ah, alasan cemen.

Itu cuma kemalasan aja.

Gak bisa kamu survive di kehidupan nyata pakai mental gitu, habis dilibas.

Coba kalau gak kamu perhatikan aja temen-temenmu.

Pasti yang gak seberapa pinter tapi kemauannya keras bisa masuk.

Pola pikirmu kayak gini, 'eh saya laper, tapi duit saya gak cukup buat beli makan, ya udah deh kalo gitu saya mandi aja, mandi kan gak pake duit' kan bego itu namanya.

Gak nyambung.

Pesenku gini; kamu pola pikirnya terbalik. Tentukan dulu mau jadi apa, baru pilih sekolahnya mau apa. Tentukan tujuanmu nanti apa, baru cari tau caranya.

Dan yang penting, pikir baik-baik. Jangan memilih sesuatu karena kamu pikir kamu mampunya cuma itu. Itu namanya gak menchallenge kemampuan sendiri. Hidup menyesal karena gak pernah berusaha itu lebih rendah daripada gagal setelah mencoba.

Gak berani mencoba karena takut gagal itu serendah-rendahnya orang."

No comments:

Post a Comment